Teks foto: Program PTPN1 bertajuk Penanaman satu juta pohon di Kebun Gunung Mas Kawasan Puncak Bogor.
SerlokMedan. BOGOR
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Kebun Gunung Mas kawasan Puncak Bogor, Sabtu (22/3/2025).
Kegiatan tanam pohon ini merupakan langkah nyata PTPNI mendukung pemerintah dalam pelestarian alam.
Aksi tanam pohon oleh PTPNI dilakukan bertahap setiap tahunnya, tidak hanya di PuncakBogor melainkan di wilayah kerja PTPN I yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi.
Program besar PTPNI ini bertajuk"Penanaman Satu Juta Pohon"dengan skema Multiyears (maksimum 5 Tahun) secara berkelanjutan melalui penggunaan pola yaitu tanam, rawat dan tumbuh.
Program ini bertujuan mengembalikan kelestarian alam dan fungsi daerah resapan air. Dari aspek sosial, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Penanaman pohon di kawasan Puncak Bogor mendapat apresiasi dan dukungan dari stakeholders, yang turut hadir dan ikut menaman pohon yaitu Menteri Kehutanan Rajajuli Antoni, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua DPRD Provinsi Buky Wibawa, Walikota Bogor Dedie Abdu Rachim, Jajaran Dirjen Kementerian Kehutanan dan Forkopimda termasuk Direksi PTPN I serta Direksi Perhutani.
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyampaikan penjelasan tentang program penanaman satu juta pohon, termasuk di kawasan Puncak Bogor.
“Penanaman satu juta oohon ini dilaksanakan di areal internal yaitu konsensi PTPN I dan areal eksternal yaitu di luar konsensi PTPNI. Areal konsensi PTPNI meliputi Daerah Aliran Sungai (Sempadan), Areal Marjinal (kemiringan ekstrim dan gersang), Tanaman Pinggir Jalan Kebun (Main Road dan Production Road) serta Areal Emplasemen (Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum). Sedangkan areal eksternal meliputi, Taman Kota, Kawasaan Hutan, Daerah Aliran Sungai (Sempapdan) dan Areal Kerja Sama Konsensi sehingga total luas areal untuk Program Penanaman Satu JutaP ohon ini adalah seluas 638,9 ribu hektar,"jelas Teddy.
Realisasi kegiatan penanaman pohon di Kebun Gunung Mas atau Kawasan Puncak Bogor selama ini sudah sering dilaksanakan dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami sebelumnya telah melakukan aksi tanam pohon di Kebun Gunung Mas PTPN I Regional 2 atau Kawasan Puncak Bogor secara berkelanjutan setiap tahunnya. Seperti tanam pohon mandiri di beberapa titik Gunung Mass eluas 48,09 Ha sebanyak 19,622 pohon dan tanam pohon bersama Kementerian Kehutanan seluas 2.5 Ha sebanyak 1,110 pohon,"tambah Teddy.
Jenis pohon yang ditanam yaitu Tanaman Konversi (Pinus, Mahoni, Cemara, Akasia, Sangon, Arendan Bambu), Tanaman Produktif (Durian, Mangga, Alpukat, Kopi dan Kako), serta Tanaman Endemik (ditentukan berdasarkan spesies asli tiap daerah untuk menjaga keseimbangan ekosistem).
Selain kegiatan penanaman pohon, acara ini juga diisi dengan kegiatan penanaman atau penyulaman tanaman teh. Kegiatan ini terbagi dalam beberapa tahap. Tahap pertama yang saat ini sedang dilaksanakan merupakan kolaborasi antara PTPN I dengan Pemerintah Kabupaten Bogor yang meliputi kegiatan normalisasi area DAS Hulu Ciliwung sepanjang 2,5 Km dan reboisasi kawasan puncak di area okupasi lahan seluas 65,37 Ha atau sebanyak 43.185 pohon.
Kegiatan penanaman atau penyulaman tanaman teh di Kebun Gunung Mas PTPN I Regional 2 dilaksanakan dibeberapa areal blok Kebun Gunung Mas dengan total sebanyak 20.000 pohon.
Hal ini menunjukkan komitmen PTPN I tidak hanya dalam pelestarian lingkungan, tetapi juga dalam menjaga produktivitas dan kualitas tanaman teh sebagai salah satu komoditas unggulan perusahaan.
Sebelumnya, PTPNI juga telah berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya menjaga pelestarian alam melalui penanaman pohon, diantaranya ikut serta dalam Program Penghijauan di Kawasan Konversi Das Landak, Program Agroforestry dengan Mabes AD serta ikut andil dalam raker dan pembibian konservasi.
“Dengan dilaksanakannya program ini, PTPN I berharap dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menerapkan praktik-praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program penanaman satu juta pohon diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya pelestarian alam dan pengembalian fungsi puncak sebagai daerah resapan air. Maka, kolaborasi dan sinergi dengan stakeholders seperti Forkopimda, Kementerian/lembaga terkait, tokoh adat dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan program ini,"tutup Teddy.
Terpisah, Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo menyampaikan program penanaman satu juta pohon ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi dampak perubahan iklim dengan timbulnya cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi serta sebagai upaya menjaga kelestarian alam.
"PTPN I berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui program- program yang berkelanjutan," ujarnya.(sugiono)